Kamis, 01 Desember 2011

Sejarah Singkat Berdirinya SD Muhammadiyah Gendol VI




SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA SD MUHAMMADIYAH GENDOL VI


Berkat rahmat ALLAH SWT, pada tahun 1970 SD Muhammadiyah Gendol VIdidirkan, tepatnya pada tanggal 2 April 1970 dengan alamat Barak 1, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Semenjak didirikan hingga pada  semester 1 tahun pelajaran 2012/2013 ini Alhamdulillah SD Muhammadiyah Gendol VI sudah berusia 42 tahun, usia yang sudah cukup matang untuk melangkah kedepan mengembangkan dunia pendidikan yang berbasis IT dalam rangka mencetak generasi penerus bangsa yang kreatif, inovatif, berahklaqul qarimah, berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Lokasi sekolah yang berada di pedesaan, jauh dari keramaian membuat situasi belajar mengajar di SD Muhammadiyah Gendol VI apalagi ditunjang dengan dukungan dari masyarakat, komite dan alumni yang ikut handarbeni membuat sekolah masih eksis, , berdasarkan data statistik tahun 2012 sampai akhir bulan September  2012 berjumlah 140 siswa yang sebelumnya hanya 138  siswa. Atas dasar kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan seiring dengan bertambahnya minat masyarakat untuk memasukkan putra-putrinya ke SD Muhammadiyah Gendol VI ini tak lepas dari berbagai prestasi yang pernah diraih yang dapat dilihat dalam profil sekolah.
Sampai saat ini SD Muhammadiyah Gendol VI telah memiliki dokumen-dokumen yang menguatkan keberadaannya, yaitu :
1.    Piagam Pendirian Perguruan Muhammadiyah No. 3007 / L.1915 / DIY. 70 / 77 dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Majelis pendidikan Pengajaran, dan Kebudayaan 
2.    Piagam Jenjang Akreditasi B berdasarkan  Keputusan Sidang Badan Akreditasi Sekolah no. 04.02.025.07
Karena SD Muhammadiyah Gendol VI adalah SD yang berlandaskan ISLAM, maka kami memiliki keunggulan dibandingkan dengan SD pada umumnya dalam mencetak generasi-generasi penerus yang berakhlaq mulia,  disamping mata pelajaran umum ditambah materi pelajaran khusus, diantaranya ;Al-Qur’an,  Al-Hadits, Fiqih, Tarikh Islam, Akhlak, Tauhid, dan Tawjid 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar